Dyah Rinni

Your Helpful Insight to Writing and Being
Author Interview | Books

Wawancara dengan Arumi, Pengarang Novel Replace (Seri Second Chance – Penerbit Falcon)

January 15, 2018

Dyahrinni.com – Setahun yang lalu, saya dan penerbit Falcon merancang sebuah seri novel fiksi dengan judul Second Chance. Second chance adalah rangkaian cerita yang semuanya saling terkait dengan sebuah kafe bernama Second Chance. Kafe yang dimiliki oleh seorang kakek misterius ini bukanlah sembarang kafe karena barang yang dijual di dalamnya adalah barang yang mengandung magis. Setiap tokoh di dalam serial ini mengalami drama dan petualangan mereka sendiri karena kafe unik ini.

Nah dalam rangka peluncuran novelnya, saya memutuskan untuk mewawancarai ketiga penulis yang terlibat di dalamnya. Dengan demikian, teman-teman bisa mengenal lebih dekat dengan konsep masing-masing buku, dan juga semakin mengenal penulis keren yang terlibat di dalamnya.

Yuk kenalan dulu dengan Arumi. Penulis yang satu ini merupakan lulusan Arsitektur, lo. Banyak karyanya yang telah terbit  antara lain: Cinta Bersemi di Putih Abu-Abu, Tahajud Cinta di Kota New York, Heart LatteAmsterdam Ik Hou Van Je, Jojoba, Longest Love Letter dan Hatiku Memilihmu.

Bisa diceritakan secara singkat, sebenarnya novel Replace ini berkisah tentang apa?

Judul novelku di Second Café Series ini berjudul Replace. Replace berkisah tentang dua adik kakak perempuan yang berbeda karakter. Sasi sang kakak yang nyaris sempurna dan berpenampilan feminin, Rara si adik yang lebih apa adanya dan bergaya tomboi. Kesamaan mereka cuma satu. Sama-sama jatuh cinta pada Sava Qaisar. Sayangnya, Sava memilih Sasi sebagai calon istrinya. Hubungan Sasi dan Rara yang sering diwarnai perdebatan karena perbedaan karakter itu, suatu ketika sampai pada titik terburuk. Hingga tanpa sengaja Rara berharap kakaknya hilang. Anehnya, harapannya itu terwujud. Sasi benar-benar hilang. Dan Rara punya kesempatan menggantikan posisi Sasi.

 

Bagaimana sih ceritanya kamu bisa terlibat dalam serial Second Chance?

Awal mula keterlibatanku di seri ini atas tawaran dari editor naskahku ini, Mbak Dyah Rinni. Tentu saja aku nggak menyia-nyiakan tawaran menarik dan menantang ini. Aku menerima dengan antusias dan berusaha sekuat tenaga bisa menyelesaikan naskah ini sesuai jadwal waktu yang sudah ditetapkan.

 

Apa yang ada di dalam pikiran dan perasaan kamu saat mengetahui konsep serial Second Chance?

Tertarik banget! Karena temanya beda dan unik. Sudah terbayang ceritanya nanti bakal seru dan menawarkan sesuatu yang baru. Sentuhan fantasi ringan dalam cerita ini yang membuat cerita ini menjadi istimewa buatku.

 

Ceritakan dong proses kreatif ide novel Replace ini?

Butuh proses agak lama sampai akhirnya mendapat plot cerita yang sesuai dengan tema dan disetujui editor. Setidaknya cerita ini mengalami 6 kali perubahan sinopsis. Lalu aku dan dua editor Mbak Dyah dan Mas Jason berdiskusi bersama hingga akhirnya ditemukan plot yang tepat sesuai dengan tema yang diusung seri ini. Yaitu mengenai kesempatan kedua. Aku menjalani proses penulisan naskah ini dengan senang, karena aku diberi kebebasan mengeksplor cerita. Alhamdulillah aku bisa menyelesaikan naskah ini sesuai waktu yang telah ditetapkan. Setelah itu tentunya ada proses revisi dan proof reading hingga akhirnya naskah cerita ini siap dicetak menjadi novel.

 

Apa kendala yang dihadapi dalam penulisan novel Replace?

Kendalanya adalah waktu yang diberikan untuk menyelesaikan naskah ini lumayan ketat. Sehingga harus benar-benar memanfaatkan waktu yang ada dari mulai memikirkan konsep cerita, menyusun synopsis dan outline. Apalagi di waktu yang bersamaan aku juga harus mengerjakan tugas lain. tapi karena aku menyukai cerita ini, akhirnya proses menulis bisa berjalan lancar dan seleai sesuai dengan harapan.

 

Ada nggak sih situasi atau kenangan tak terlupakan saat penggarapan novel Replace? Ceritakan, dong!

Situasi yang tak terlupakan, aku harus mengejar deadline naskah ini sambil tetap harus ikut liburan keluarga besar bersama sepupu-sepupu, tante dan keponakan. Nggak ikut liburan, rasanya sayang. Apalagi ke tempat yang belum pernah aku kunjungi. Akhirnya tetap ikut liburan, sambil mengetik cerita di note HP. Untungnya, jika sudah mulai memahami cerita, tulisan bisa mengalir. Segala susah payah selama penggarapan novel ini akhirnya terbayar setelah naskah selesai dan siap untuk terbit dalam wujud novel yang cantik.

 

Bagaimana hubungan kamu dengan penulis lain dalam seri Second Chance? Apa kalian sering ngobrolin ide bareng, nongkrong bareng, atau gimana?

Hubunganku dengan kedua penulis lain baik banget tentunya. Kami sering diskusi di grup WA, pernah juga diskusi secara pribadi dengan masing-masing penulis. Kalau dengan Silvarani beberapa kali ketemu dan ngobrolin tentang novel seri ini, dengan Mbak Anggun mungkin agak susah bertemu karena jarak yang terlalu jauh dan Mbak Anggun punya kesibukan menjaga balitanya. Tapi kami tetap bertemu tiap kali ada undangan datang ke kantor Falcon Publishing.

 

Di dalam novel ini kan ada sebuah kafe bernama Second Chance yang penuh dengan benda magis. Jika kamu menemukan kafe seperti Second Chance, benda magis apa yang kamu harapkan bisa ditemukan di sana?

Berharap ada benda magis yang bisa membawaku ke masa lalu. Ingin mencegah aku di masa lalu melakukan kesalahan. Tapi kalau dipikir lagi, justru kesalahan itu yang menjadi pelajaran berharga membuatku tahu apa yang salah dan berusaha nggak melakukan kesalahan yang sama. Karena itu, aku ganti deh, aku berharap ada benda magis yang bisa membawaku ke berbagai tempat di dunia tanpa perlu naik pesawat, mengurus visa dan sebagainya. Tinggal berpindah secara ajaib.

 

Sebagai penulis, kamu tentu sibuk. Bisakah kamu ceritakan bagaimana cara mengatur waktu hingga novel bisa selesai tepat waktu?

Harus menentukan skala prioritas. Tugas yang harus lebih dulu selesai, itu yang dikerjakan lebih dulu. Aku juga biasa membuat jadwal harian di HP. Hari ini menulis berapa kata, besok berapa kata, dan ada target dalam seminggu harus selesai berapa kata.

 

Apa harapanmu dari novel Replace ini?

Berharap novel ini bisa disukai pembacanya dan ide cerita ini diterima. Berharap juga penyampaian cerita dapat menyentuh hati pembaca. Hingga pesan halus yang disampaikan dalam novel ini bisa ditangkap pembaca. Berharap juga novel ini yang menyelipkan sedikit fantasi, menambah lagi satu jenis genre tulisanku, setelah sebelumnya aku sudah menulis cerita romance, religi, remaja dan horor. Dan tentu saja berharap novel ini bisa cetak ulang berkali-kali. Aamiin.

 

Siapa penulis favoritmu? Dan kenapa suka banget?

Penulis favoritku Agatha Christie. Suka banget dengan cerita-cerita misteri karyanya. Membuat ikut mengaktifkan sel-sel abu-abu saat membacanya seperti tokoh detektifnya yang terkenal, Hercule Poirot. Selain itu suka dengan setting cerita yang selain di Inggris, juga di beberapa negara lain yang bisa menambah wawasan saat membacanya.

 

Apa judul novel yang tetap jadi favoritmu sampai sekarang?

Tentunya semua novel-novel Agatha Christie. Aku sampai koleksi lengkap. Beberapa judul bahkan ada yang lebih dari satu eksemplar untuk satu judul hanya karena covernya berbeda. Dan novel-novel itu sering aku baca ulang. Dari sekian judul yang mana yang paling aku suka? Nah, itu yang susah untuk ditentukan. Tapi aku paling favorit baca yang tokoh detektifnya Hercule Poirot.

 

Kasih tips dong kepada penulis muda gimana caranya supaya tetap konsisten menulis dan nggak patah semangat dalam menyelesaikan novel?

Buat penulis muda tips-nya dalam menulis, harus berlatih disiplin dan harus ada kemauan kuat. Buat target untuk diri sendiri, dalam sehari harus menulis berapa halaman. Sesibuk apa pun, luangkan waktu untuk bisa menulis. Kalau sedang sibuk sekali hingga tak sempat menulis, bayar di hari lain. Misalnya, biasa menulis sehari satu halaman, suatu hari sibuk nggak sempat menulis, balas di hari lain dengan menulis dua halaman. Manfaatkan smart phone yang kita punya. Tiap kali ada ide yang melintas, segera ketik di note HP. Suatu saat ada waktu lebih luang, ide itu bisa kita kembangkan. Jangan patah semangat, karena nggak ada kesuksesan yang bisa diraih tanpa kerja keras dan sikap pantang menyerah.

 

Sebagai penulis, pernah nggak sih kamu nggak mood dalam menulis? Kalau pernah, bagaimana cara mengatasinya?

Pernah di satu saat aku merasa malas banget menulis. Tapi akhirnya waktu yang ada aku manfaatkan untuk mencari inspirasi, menambah wawasan. Dengan banyak membaca dan traveling. Setelah itu biasanya muncul ide-ide baru dan pelan-pelan memulai lagi menulis sedikit-sedikit. Atau hanya satu paragraf sehari, lama-lama nambah dua paragraf, lalu satu halaman. Tidak perlu memaksakan diri harus menulis langsung banyak. Perlahan saja membangun lagi mood menulis hingga akhirnya terbiasa lagi menulis.

 

Oh, ya. Sebagai penulis terkenal, tentu kamu pernah menghadapi haters, bagaimana cara menghadapinya?

Tentu saja pernaaaah, hehe. Tentunya nggak mungkin aku bisa memuaskan semua selera pembaca ceritaku. Ada yang suka, ada yang nggak. Ada yang menyampaikan kritik secara baik-baik dengan nahasa santun, ada yang kata-katanya pedas bukan main. Untuk masukan yang disampaikan dengan sopan, biasanya aku balas dan mengucapkan terima kasih atas masukannya. Tapi kalau kritik disampaikan dengan bahasa kasar dan merendahkan, aku abaikan saja. Aku buktikan saja di karyaku selanjutnya, berusaha nggak mengulangi kesalahan yang sama di novel sebelumnya. Menulis lebih baik lagi untuk novel-novelku selanjutnya.

 

Saat ini, kamu sedang sibuk apa? Apakah ada rencana untuk buku berikutnya?

Saat ini aku mulai menulis cerita baru. Rencananya mungkin cerita teenlit atau horor teenlit. Aku memanfaatkan aplikasi menulis yang sedang hits di kalangan anak muda, yaitu wattpad. Dengan menulis di aplikasi ini, aku bisa mencuri start promosi ceritanya sejak awal. Mengenalkan pelan-pelan pada pembacanya. Selain itu ada naskah young adult yang baru selesai dan akan dikirim ke penerbit. Kesibukan lain, promosi buku dan mencari inspirasi, salah satunya dengan traveling.

 

Nah teman-teman, buat kalian yang tertarik dengan Replace, kalian bisa mengikuti pre-order yang akan dilakukan di akhir bulan ini. Tunggu infonya di Instagram, ya.

Sebagai penutup, nih ada bocoran sinopsisnya. Semakin penasaran dengan ceritanya, kan?